TRADING
FOREX adalah kegiatan mengelola
modal milik anda oleh anda sendiri dengan cara melakukan transaksi jual beli
forex (mata uang) secara online di pasar forex melalui broker untuk dapat
keuntungan.
Jadi, dalam trading forex itu :
1. Ada modal yang dikelola
2. Kegiatannya adalah jual beli
forex atau uang
3. Dilakukan melalui laptop yang
terhubung ke internet
4. Melalui broker
5. Tujuannya untuk mendapatkan
keuntungan atau bertambahnya modal
Untuk bisa trading forex itu
dibutuhkan : modal, laptop, KTP, email, nomor handphone dan rekening / ATM
salah satu bank berikut : BCA, BNI, BRI atau MANDIRI.
Jika anda tidak memiliki salah satu
dari 6 hal tersebut diatas maka itu berarti anda belum bisa trading forex.
KEUNTUNGAN / PROFIT
Sampai disini ada gambaran ?
Sudah agak paham ??
lalu anda memperkirakan kurs USDIDR akan turun. Oleh karena itu anda lakukan SELL USDIDR atau melepas dollar untuk mendapatkan rupiah. Sehingga dengan menjual/melepas $10 itu maka anda menerima rupiah sebesar Rp 145.000
Keesokan harinya ternyata benar saja bahwa kurs USDIDR turun jadi 14.000 yang artinya kini $1= Rp14.000
Perhatikan..!! Dengan kurs USDIDR = 14.000 ini, jika anda gunakan Rp 145.000 yang dipegang itu untuk membeli kembali dollar,
berapa $ yang akan didapatkan ? Jawabannya adalah $10,35
Modal awalnya $10, modal akhirnya $10,35 . Ada keuntungan $0,35 dari harga yang turun.
PERHITUNGAN KEUNTUNGAN DALAM TRADING FOREX
bagaimana cara trading forex ?
KEUNTUNGAN / PROFIT
Keuntungan dalam trading forex
muncul dari selisih harga jual dan harga beli (sama seperti bisnis jual beli
pada umumnya).
Misalnya saat ini kurs atau harga
USD/IDR = 13.000 yang artinya $1=Rp 13.000
kemudian kita beli sebanyak $1
dengan modal yang kita keluarkan Rp 13.000 , sehingga kini kita memegang uang
dollar sebanyak $1
Selang waktu 1 hari ternyata harga
USD/IDR naik jadi 13.010 yang artinya nilai $1 = Rp 13.010
Melihat harga dollar yang naik itu
akhirnya kita jual $1 yang kita pegang itu sehingga kita mendapatkan Rp 13.010
Perhatikan, harga belinya Rp 13.000
per dollar, harga jualnya Rp 13.010 per dollar, artinya ada selisih harga Rp 10
, selisih harga inilah keuntungan kita.
Dari contoh diatas, kita hanya
untung sebanyak Rp 10,- hal itu karena jumlah yang ditransaksikan hanya
sebanyak $1 saja.
Bagaimana jika yang ditransaksikannya itu sebanyak
$1.000.000 ? sudah barang tentu keuntungannya pun lebih banyak yaitu Rp 10 juta
Sampai disini ada gambaran ?
Contoh diatas adalah jual beli
dollar menggunakan rupiah, sekarang coba perhatikan jual beli Euro menggunakan
Dollar berikut :
Misalnya saat ini harga EUR/USD =
1,45510 yang artinya nilai 1 Euro = $ 1,45510
Kemudian kita beli 1 euro,
dengan modal yang dikeluarkan sebesar $1,45510 .
Sehingga kini kita memegang 1 Euro
Setelah 1 jam ternyata harga EUR/USD
berubah jadi 1,45520 yang artinya nilai 1 euro = $1,45520
Melihat nilai euro yang naik dari
$1,45510 jadi $1,45520 ini, kita jual euro yang kita pegang. Sehingga
kita menerima sebanyak $1,45520
Perhatikan ..!!! Modal yang
dikeluarkan $1,45510 dan uang yang diterima $1,45520 . Artinya ada selisih $
0,00010 . Itulah keuntungan kita
Kita hanya untung $0,00010 itu
karena kita hanya transaksi sebanyak 1 euro, kalo kita transaksinya sebanyak 1
juta euro tentu saja keuntungannya $100
Komentar : “apa..!!
transaksi sejuta euro ??? perlu modal berapa banyak tuh ?? masa transaksi 1juta
euro cuma untung $100”
Jawab : “tenang aja boss..!! Modal yang
diperlukan ternyata kecil kok, karena ada sistem leverage, nanti ada
penjelasannya. Mengenai cuma untung $100 itu karena selisih harga yang
didapatkan cuma 0,00010 saja, dalam sehari itu selisihnya bisa sampai 0,01000
kok. jadi masih bisa untung lebih gede”
Sudah agak paham ??
Kita lanjutkan ..!!
Dalam trading forex online itu yang
diperjual belikan adalah mata uang negara kuat saja diantaranya
EUR,USD,GBP,AUD,NZD dan JPY
Semua mata uang tersebut telah
dikelompokan menjadi berpasang-pasangan yang disebut Currency pair dengan
aturan mata uang yang nilainya lebih tinggi posisinya didepan. Seperti ini :
Dalam currency pair ini, mata uang
yang didepan diibaratkan sebagai BARANG dan mata uang yang dibelakang sebagai
UANG (alat pembayaran).
Oleh karena itu jika kita melakukan
transaksi BUY EURUSD, itu
berartimembeli EUR menggunakan USD
Bagaimana kalo mau
beli Dollar menggunakan Euro ?
Jawabannya : TIDAK
BISA !!
Alasannya : tidak ada yang namanya
USD/EUR , yang ada adalah EUR/USD karena nilai euro lebih tinggi dari Usd (ini
sudah aturannya) sehingga Euro posisinya didepan sebagai barang, dan Usd
sebagai uangnya. Jadi tidak mungkin membeli uang dengan barang.
Sehingga bahasanya bukan “beli
Dollar menggunakan Euro” tapi “Jual Euro untuk mendapatkan
Dollar atau disebut
SELL EURUSD“
SELL EURUSD“
sehingga
Kalo mau memegang Euro, lalukan BUY
EURUSD
Kalo mau memegang Usd, lakukan SELL
EURUSD
ini ilustrasinya :
Perlu diketahui bahwa
dalam trading forex :
antara BUY dan SELL
itu dua buah transaksi yang berbeda, TIDAK BERKAITAN
Oleh karena itu, kalau sekarang anda
melakukan Buy EURUSD, lalu kemudian Sell EURUSD, itu berarti anda melakukan 2
buah transaksi atau menggunakan modal sebanyak 2 kali untuk Buy EURUSD dan
untuk Sell EURUSD
Lalu bagaimana caranya
agar bisa mengambil untung dari sebuah transaksi ?
Caranya adalah
selesaikan transaksinya atau tutup transaksinya dengan melakukan CLOSE
Tindakan CLOSE itu intinya sebuah
tindakan untuk mengambil keuntungan(kalo dijelaskan lebih lanjut bisa
panjang..nanti malah pusing)
Begini :
Dalam bisnis jual beli, untuk
mendapatkan untung itu, kita harus menukar A jadi B lalu jadi A lagi, barulah
kelihatan untung ruginya.
Contohnya : Dari uang jadi rumah lalu jadi uang lagi.
Contohnya : Dari uang jadi rumah lalu jadi uang lagi.
Nah, fungsi CLOSE adalah
mengembalikan apa yang telah dipegang menjadi ke bentuk asalnya.
Seperti itulah kejadian dalam
trading forex, yaitu menukar mata uang A jadi mata uang B lalu menukarnya
kembali jadi mata uang A
Itulah kenapa disebut FOREX (foreign
exchange) yang artinya Pertukaran mata uang asing
Jadi trading forex itu inti
kegiatannya hanya BUY lalu CLOSE, atau SELL lalu CLOSE saja
Dimana agar menghasilkan untung itu
alurnya harus seperti ini :
Inilah kelebihan trading forex, kita
bisa untung dari harga yang bergerak naik maupun harga yang bergerak turun,
asal benar pilihan buy atau sell nya. Dengan demikian kita bisa untung lebih
cepat karena tidak selalu harus menunggu kapan harga naik saja
Komentar : “Bagaimana
bisa untung dari harga yang turun ? apa logikanya ?”
Jawab : “Misalnya anda
punya uang $10 dan
saat ini kurs harga USDIDR = 14.500 yang artinya nilai $1= Rp 14.500lalu anda memperkirakan kurs USDIDR akan turun. Oleh karena itu anda lakukan SELL USDIDR atau melepas dollar untuk mendapatkan rupiah. Sehingga dengan menjual/melepas $10 itu maka anda menerima rupiah sebesar Rp 145.000
Keesokan harinya ternyata benar saja bahwa kurs USDIDR turun jadi 14.000 yang artinya kini $1= Rp14.000
Perhatikan..!! Dengan kurs USDIDR = 14.000 ini, jika anda gunakan Rp 145.000 yang dipegang itu untuk membeli kembali dollar,
berapa $ yang akan didapatkan ? Jawabannya adalah $10,35
Modal awalnya $10, modal akhirnya $10,35 . Ada keuntungan $0,35 dari harga yang turun.
PERHITUNGAN KEUNTUNGAN DALAM TRADING FOREX
Saat trading forex online ini anda
tidak bisa hanya membeli sebanyak 1 EUR saja, melainkan jumlah yang dibeli itu
dalam satuan
Lot.
Ibaratnya jika anda membeli sate,
maka anda tidak bisa membeli hanya 1 tusuk saja, melainkan harus dalam satuan
Kodi. Contohnya : beli sate sebanyak 1 kodi, ini berarti membeli sate sebanyak
20 tusuk.
Dalam trading forex 1 Lot = 100.000 unit. Sehingga jika anda
melakukan transaksi beli EUR sebanyak 1 Lot maka itu artinya anda membeli
100.000 Euro
Berikut ini contoh perhitungan
besarnya keuntungan :
Misalnya
harga / kurs EURUSD saat ini 1,45510
*ket: artinya nilai 1 EUR = 1,45510 USD
Lalu kita Buy EURUSD dengan volume 1 lot atau membeli sebanyak 100.000 EUR menggunakan USD
*ket: Volume adalah banyaknya jumlah yang ditransaksikan, satuannya Lot. 1 lot itu 100.000 unit
Maka Margin yang diperlukan untuk buy EURUSD 1 lot ini adalah 1,45510 X 100.000 = $ 145.510
*ket: Margin adalah besarnya modal yang digunakan untuk melakukan sebuah transaksi
Selanjutnya
misalkan setelah 3 jam ternyata kurs EURUSD berubah jadi 1,45650 artinya NAIK
140 point dari kurs awal saat kita beli.
*ket: 0,00001 ini disebut 1 point
Jika saat harga EURUSD 1,45650 itu kita melakukan Close, maka uang yang kita terima adalah 1,45650 X 100.000 = $ 145.650
*ket: Close itu intinya untuk mengambil keuntungan.
Coba perhatikan, modal yang digunakan saat Buy EURUSD volume 1 lot adalah $145 510 ,dan uang yang diterima setelah melakukan Close adalah $144 650, artinya kita untung $140.
Keuntungan / Profit sebesar $140 ini akan masuk ke akun trading,menambah saldo modal.
*kesimpulan yang bisa diambil : Dengan volume transaksi 1 Lot, dan selisih harga 140 point, ternyata profitnya sebesar $140.
Artinya nilai 1 point untuk transaksi 1 Lot adalah $1
RUMUS BESARNYA PROFIT DALAM TRADING FOREX
Pada intinya total keuntungan adalah
selisih harga dikali banyaknya jumlah yang ditransaksikan
Contoh perhitungan profit trading
forex :
– Anda Buy EURUSD dengan volume 0,1 lot lalu anda
mendapatkan 200 point maka total profitnya yaitu 200 point X 0,1 lot X $1 =
$20
$20
– Anda Sell EURUSD dengan volume 0,01 lot lalu anda
mendapatkan 400 point maka total profitnya yaitu 400 point X 0,01 lot X $1 = $4
BERAPA MODAL UNTUK TRADING FOREX ?
Normalnya,
jika harga EURUSD saat ini 1,45510 lalu anda melakukan Buy sebanyak 1 lot, maka
uang yang dibutuhkan untuk bisa transaksi Buy tersebut adalah 1,45510 X 1 X 100.000 = $145 510 atau sekitar Rp 1,5 milyar.
Apa anda punya uang sebanyak itu ? Mungkin tidak…
Disinilah gunanya Broker, broker menyediakan sistem leverage atau sistem besarnya uang jaminan yang perlu disediakan untuk melakukan transaksi sejumlah tertentu.
Broker menyediakan banyak pilihan leverage mulai dari 1:1 , 1:50 , 1:100, 1:200, 1:500, 1:1000 dan 1:2000
Apa arti semua itu ?
Jika kita memilih leverage 1 :1000 , itu artinya dengan menyediakan uang jaminan sebesar tertentu maka kita berhak menggunakan uang broker 1000 kali lipat uang jaminan itu.
Dengan kata lain untuk melakukan transaksi itu kita hanya perlu menyediakan uang jaminan sebesar seperseribu nya saja dari uang yang seharusnya dibutuhkan.
Misalnya, untuk Buy EURUSD sebanyak 1 lot itu kita tidak perlu menyediakan $145500 , melainkan cukup seperseribu nya saja yaitu hanya $145.
Jika transaksinya hanya 0,1 lot maka tentu jaminan yang dibutuhan hanya $14,5 saja. Ataupun jika volumenya lebih kecil lagi misalnya 0,01 lot maka jaminan yang perlu disediakan itu hanya $1,45 saja
Dengan begitu, modal untuk trading forex ini kecil karena uang yang ditransaksikan saat trading forex adalah uangnya broker, uang kita hanya untuk jaminan saja.
Uang jaminan yang perlu disediakan ini disebut dengan MARGIN
Jika kita memilih leverage 1:1 maka margin nya akan sangat besar, sebaliknya jika memilih leverage 1:2000 maka marginnya sangat kecil sekali.
Komentar : “jadi yang
kita transaksikan itu uangnya broker ?”
Jawab : “benar. Uang
modal kita hanya sebagai jaminan untuk menggunakan uang broker.”
Komentar : “Jika
transaksinya rugi besar, apa kita akan punya hutang ke broker ?”
Jawab : “Tidak. itu
tidak akan pernah terjadi, karena saat potensi rugi hampir sebesar modal, maka
seluruh transaksi anda akan di Close otomatis oleh sistem. Sehingga tidak akan
pernah terjadi kerugian yang lebih besar dari modal”
MODAL MINIMAL UNTUK TRADING FOREX
Perlu diketahui bahwa volume
transaksi minimal itu adalah 0,01 Lot. Dan leverage maksimal adalah 1:2000.
Oleh karena itu, jika harga EURUSD
saat ini 1,45510 dan akun kita menggunakan leverage 1:2000 lalu mau transaksi
dengan volume 0,01 lot maka margin yang dibutuhkan untuk transaksi EURUSD
sebanyak 0,01 lot itu perhitungannya seperti ini :
Jadi, untuk transaksi EurUsd 0,01
lot pada akun dengan leverage 1:2000 dimana harga EURUSD nya 1,45510 itu hanya
dibutuhkan Margin sebesar $0,72 atau
sekitar Rp 7.200,- (jika kurs dollarnya $1=Rp 10.000,-)
sekitar Rp 7.200,- (jika kurs dollarnya $1=Rp 10.000,-)
Itu artinya sebenarnya modal untuk
trading forex itu kecil, dengan uang puluhan ribu saja sudah cukup untuk bisa
melakukan trading forex.
Namun demikian, broker menentukan
batas modal minimal untuk masing-masing jenis akun. Inilah daftarnya :
“Jadi, apakah bisa main forex hanya
dengan modal $10 atau sekitar Rp 100.000 ?”
BISA saja…!! namun pertanyaannya
adalah mau menghasilkan keuntungan berapa dengan hanya bermodal Rp 100.000 ?
Apakah bisa membangun sebuah bisnis hanya dengan Rp 100.000 ?
So, besarnya modal itu disesuikan dengan
keuntungan yang ingin didapatkan. Menurut kami untuk trading forex itu standar
modal minimalnya adalah Rp 1 juta
POTENSI TRADING FOREX
Perhatikan gambar grafik EURUSD
berikut ini :
Pada tampilan grafik EURUSD diatas,
telah diukur bahwa pada tanggal 8 juni 2015 selama 1 hari grafik EURUSD
bergerak naik sepanjang 2100 point
Coba bayangkan…!! Dengan nilai $1
per point untuk transaksi 1 lot, maka ada potensi untuk menghasilkan $2100
dalam sehari
Gerakan harga rata-rata dalam sehari
itu sekitar 1000 point, jadi setiap hari itu ada potensi untuk menghasilkan
$1000 jika kita transaksi sebanyak 1 lot
Pertanyaannya adalah
Cukupkah modal anda untuk melakukan transaksi forex sebanyak 1 lot ?
Kembali pada potensi trading forex,
jika volume transaksinya diperbesar, maka potensi jumlah profit akan semakin
besar. Begitu pula sebaliknya apabila volume transaksinya diperkecil, maka
potensi jumlah profit pun akan semakin kecil. Karena jumlah Profit itu tergantung pada point yang didapatkan
dan volume yang ditransaksikan
Jadi, kalau mau untung besar ya
tinggal perbesar saja volume transaksinya (lot nya), tapi ingat resikonya pun
semakin besar. Sebaliknya, kalau mau untungya kecil saja, ya tinggal perkecil
saja volume transaksinya sehingga resikonya pun kecil. Yang jelas, trading
forex sudah menyediakan potensi yang selebar-lebarnya, namun kembali pada
pilihan kita ingin untung sebesar apa.
Seperti dibawah ini contohnya, silahkan klik :
Dari gambar diatas kita bisa lihat
bahwa semakin kecil volume transaksinya, maka keuntungan yang didapat pun
semakin kecil, begitu pula resikonya sangat kecil.
Potensi untung dan potensi
rugi dalam trading forex itu sama besarnya. Sama seperti usaha dan bisnis pada
umumnya, ada kemungkinan bisnis itu untung, ada juga kemungkinan bisnis itu
rugi. Ada kemungkinan bisnisnya berkembang pesat, serta ada pula kemungkinan
bisnisnya bangkrut. Tergantung kemampuan mengelolanya.
SISTEM KEUANGAN TRADING FOREX
Untuk bisa mulai trading forex,
terlebih dulu harus melakukan penyetoran modal yang akan dikelola kedalam akun
trading. Penyetoran modal (deposit forex)bisa menggunakan rekening bank lokal
seperti BCA,BNI,Mandiri dan BRI dengan mata uang rupiah. Penyetoran modal ini
dilakukan dengan cara transfer ke rekening broker, lalu konfirmasi. Selanjutnya
broker akan memasukan sejumlah dollar (USD) ke akun trading anda. Jadi dana
yang ada didalam akun trading itu berbentuk dollar amerika.
Setelah itu barulah kita bisa
melakukan transaksi. Jika hasilnya untung, maka keuntungan itu akan masuk ke
akun trading, sehingga saldo di akun trading menjadi bertambah. Nah, saldo
didalam akun trading inilah yang nantinya ditarik ke rekening bank kapanpun dan
berapapun.
KEAMANAN DANA DALAM TRADING FOREX
Pada dasarnya tidak ada tempat yang
aman untuk menyimpan uang. Jika anda punya uang Rp 100 milyar, lalu anda simpan
dirumah maka ada kemungkinan uang itu dicuri, bahkan jika uang Rp 100 milyar
tersebut disimpan di Bank pun tidak 100% aman, karena jika bank tersebut
bankrut total maka uang akan hilang, karena yang dijamin oleh pemerintah hanyalah sampai Rp 2 milyar saja, sisanya hilang.
Tapi walaupun tidak 100% aman,
kemungkinan tidak amannya itu sangat sanggat kecil sekali.
Sama hal nya dengan modal yang
disetorkan untuk trading forex, memang tidak 100% aman, namun kemungkinan tidak
amannya itu sangat kecil sekali. Sehingga secara umum bisa juga dikatakan AMAN.
Ada beberapa hal yang memastikan
dana anda aman diantaranya :
1. Ada 2 lapis keamanan penarikan dana yaitu menggunakan KODE PIN dan Kode Konfirmasi yang dikirim ke handphone atau ke email .
2. Penarikan dana hanya bisa dilakukan ke rekening bank yang namanya sesuai dengan nama di akun trading.
3. Tugas broker bukanlah pengelola dana anda, melainkan hanya sebagai perantara trading. Jika dari setiap transaksi yang dilakukan seorang klien broker menerima komisi sebesar $1, maka total komisi yang diterima broker dari ratusan ribu klien sudah sangat besar. Sehingga tidak mungkin broker melakukan kecurangan, karena akan merusak reputasinya.
” Hati-hati jika ada
perusahaan yang mengaku broker dan menawarkan investasi
forex dimana modal anda
dikelola oleh perusahaan tersebut. Sekali lagi, broker bukanlah pengelola
dana..!! Silahkan trading forex sendiri, kelola dana anda sendiri”
HUKUM TRADING FOREX
Kegiatan trading forex merupakan
sebuah aktifitas legal,tidak ada larangan untuk trading forex. Selain itu ada
otoritas keuangan yang mengaturnya. Misalnya di Indonesia diatur oleh BAPPEBTI,
di Australia diatur oleh ASIC, di Rusia diatur oleh CRFIN, di Cyprus diatur
oleh CYSEC, di Inggris diatur oleh FCA dan lain-lain
Dari segi agama, fatwa MUI No:
28/DSN-MUI/III/2002 tentang Jual Beli Mata Uang menyebutkan bahwa pada
prinsipnya jual beli mata uang ini Boleh
Fatwa MUI tersebut dikeluarkan
dengan berbagai pertimbangan dan landasan hukum islam, artinya secara sekilas
menurut hukum agama islam, jual beli mata uang
ini tidak haram dan bukan pula halal, melainkan hanya Boleh.
Namun jika anda seorang muslim taat, dan ragu
mengenai halal atau haram nya trading forex atau jual beli uang ini sebaiknya
anda mencari alternatif bisnis lain yang sudah jelas kehalalannya.
bagaimana cara trading forex ?
- Daftar Forex Melalui Afiliasi Kami
- Verifikasi Akun Melalui Email Yang Didaftarkan
- Unduh Meta Trader 4 dan Instal
- Deposit / Setor Modal
- Latihan Bertransaksi Di Meta Trader 4 Menggunakan Akun Demo
- Silahkan Anda Bertransaksi Di Akun Real Apabila Benar² Sudah Menguasainya





















No comments:
Post a Comment