Monday, 29 February 2016

Pengertian Buy & Sell Limit dalam Forex


Buy limit dan Sell limit adalah jenis Pending Order. Pending order yaitu order yang tidak akan terEksekusi jika harga belum menyentuh batasan yang ditentukan.

Pending order limit digunakan jika menurut anda harga Akan Mantul . jadi kunci pending order limit ini adalah harga Akan mantul .

Dimana akan mantulnya itu ? Maka di harga itulah anda pasang pending order Limit.

Jika anda mengira harga akan mantul naik, maka pasang Buy Limit.

Jika anda mengira harga akan mantul Turun, maka pasang Sell Limit.

Misalnya harga daging sapi saat ini Rp 100.000 .

Anda mengira jika harga daging sapi menyentuh Rp 50.000 maka harga akan mantul naik. maka silahkan pasang buy limit di harga Rp 50.000,-




Tujuan awal menggunakan buy limit adalah agar untung yang didapat bisa lebih besar

Misalnya harga EURUSD saat ini 1.4550 , anda memprediksi harga akan naik ke 1.4600 , namun sebelumnya harga akan turun dulu ke 1.4520

Jika anda langsung Buy pake harga sekarang (1.4550) maka profitnya hanya 50 pip. Tapi jika anda buy limit di 1.4520 maka profitnya 80 pip

seperti ini ilustrasinya :



Mengenai Sell limit, itu kebalikan dari Buy Limit.

kesimpulannya, Buy limit adalah pesen untuk Buy jika harga market menyentuh harga yang anda tetapkan, dengan harapan harga akan mantul naik.

Sell limit adalah pesen untuk sell jika harga market menyentuh harga yang anda tetapkan, dengan harapan harga akan mantul turun.

Itulah penjelasan singkat tentang buy limit dan sell limit dalam trading forex.